5 Hal yang Perlu Diketahui di Pasar Global & AS pada Hari Selasa

© Reuters.

Tindakan saling membalas tingkat rendah antara AS dan Cina terus berlanjut seiring waktu terus berjalan hingga batas waktu hari Minggu untuk dimulianya putaran lanjutan tarif impor AS. Anggota Kongres Partai Demokrat akan mengirim setidaknya dua artikel pemakzulan ke Senat untuk memecat Presiden Trump dari jabatannya. Data dari Asia terlihat lemah, tetapi Jerman menunjukkan tanda-tanda stabilisasi lebih lanjut (tetapi tidak lebih). Dan laporan pasokan minyak mingguan American Petroleum Institute akan dirilis. Inilah yang perlu Anda ketahui di pasar keuangan global dan AS pada hari Selasa, 10 Desember.
1. Bursa AS diprediksi akan melemah pada pembukaanPasar saham AS diprediksi akan dibuka lebih rendah karena timbul kekhawatiran tidak akan ada kesepakatan perdagangan antara AS dan Cina guna menghentikan putaran terakhir tarif impor AS yang akan berlaku pada hari Minggu.
Pada 6:30 pagi ET (18.30 WIB), Dow futures turun 149 poin atau 0,5%, sementara S&P 500 futures juga turun 0,5% dan Nasdaq 100 futures turun 0,6%.
Sementara, pasar Asia beragam, dan sebagian besar menunjukan tren lebih rendah, sementara di pasar Eropa – yang selalu terpapar dinamika perdagangan – turun lebih tajam. Euro Stoxx 50 turun 0,8% sementara DAX Jerman turun 1,2%.
2. Demokrat akan mengumumkan pasal tentang pemakzulanDewan Perwakilan Rakyat diperkirakan akan mengajukan setidaknya dua pasal pemakzulan dalam upayanya memecat Presiden Donald Trump dari jabatannya, menurut berbagai laporan.
Pasal yang disiapkan, satu berisi tuduhan penyalahgunaan jabatan dan yang lain menuduhnya menghalangi Kongres, akan diumumkan pada konferensi pers pada pukul 09:00 ET (21.00 WIB) di Washington.
3. Tindakan balasan Pemerintah AS di sektor transportasi CinaDengan berkurangnya kebisingan terkait perundingan dagang sementara tenggat waktu 15 Desember semakin dekat, pemerintah AS dan Cina terus saling melakukan tindakan balasan melalui langkah-langkah spesifik sektoral yang bertujuan untuk saling memangkas satu sama lain dari pasar masing-masing.
AS sedang menyusun rancangan undang-undang yang akan menghentikan badan federal yang membeli kereta api dan bus yang dibuat perusahaan-perusahaan Cina, dua di antaranya telah banyak berinvestasi dalam fasilitas produksi AS dalam beberapa tahun terakhir, menurut The Wall Street Journal. Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional akan mengecualikan raksasa kereta api CRRC dan pembuat kendaraan listrik BYD dari kontrak federal.
Langkah ini mengikuti instruksi pemerintah Cina pada akhir pekan untuk menghapus penggunaan semua komputer dan perangkat lunak AS dari kantor dan badan pemerintah Cina.
4. Data Jepang, Cina, Jerman menunjukkan kelemahan global di Q4Perekonomian dunia terlihat dalam kondisi yang tidak pasti memasuki kuartal keempat, dan data dari Jepang dan Cina menunjukkan gambaran yzang lebih suram. Inflasi harga produsen di Cina naik pada bulan November tetapi masih -1,4% pada tahun ini. Harga konsumen tampak hampir memuncak setelah lonjakan harga daging babi mereda.
Pesanan peralatan mesin di Jepang turun 37,9% tahun ini. Data itu mengikuti penurunan di Jerman, yang menunjukkan kelemahan berkelanjutan dalam investasi bisnis global, mengingat bahwa kedua negara sangat terpapar dengan perdagangan barang modal.
Secara terpisah, Asosiasi Teknik Mesin Jerman mengatakan anggotanya tidak mengharapkan produksi meningkat sebelum paruh kedua tahun depan. Survei ZEW Jerman, sebaliknya, melukiskan gambaran yang lebih optimis, indeks sentimen ekonominya mencapai level tertinggi sejak Februari 2018.
5. Kalender data AS : Rilis persediaan minyak APIKalender data AS tidak banyak untuk hari ini, hanya data produktivitas non pertanian dan biaya unit kerja yangakan dirilis pada pukul 8:30 pagi dan survei ritel Redbook akan dirilis 25 menit kemudian. Indeks optimisme bisnis kecil NFIB, yang dirilis sebelumnya, naik ke level tertinggi empat bulan di 104,7, mengalahkan ekspektasi.
Yang juga perlu diperhatikan, mengingat keputusan OPEC+ untuk memangkas pasokan lebih dalam selama tiga bulan ke depan, adalah data American Petroleum Institute tentang pasokan minyak AS, yang akan dirilis pada pukul 16.30 ET. Para trader mengharapkan data pemerintah menunjukkan penurunan 3,05 juta barel dalam stok minyak mentah.